kalkulus Leibniz dan New Issac Newton Part. 3
Newton adalah seorang jenius berkebangsaan Inggris. Kemampuannya dalam membuat ide dan sebuah misi akan pengembangan ilmu pengetahuannya inilah yang menjadikan beliau tercatat sebagai ilmuan pencetus kalkulus.
Newton memulai ide tentang kalkulus pada tahun 1660-an, tetapi karya-karya tersebut tidak diterbitkan selama hampir 20 tahun. Tidak ada yang mengetahui secara jelas, apakah Leibniz pada usia 33 tahun menemukan karya- karya “terpendam” Newton pada saat melakukan kunjungan ke London, karena pada saat itu pula dia sedang mengembangkan kalkulus, meski dengan versi sedikit berbeda dari versi Newton. Keduanya memang pernah saling berkirim surat padatahun 1670-an, sehingga sulit ditentukan siapa mempengaruhi siapa. Teori yangmereka kemukakan memberikan hasil akhir yang sama, namun notasi dan falsafah dasarnya sangatlah berbeda.
Newton tidak menyukai perubahan yang sangat kecil (infinitesimal) menuju ke tidak terhingga karena dianggapnya hanya seperti “remah-remah”. Notasi os -dari Newton, pada persamaan-persamaan tentang perubahan (fluxion), karenasekali waktu os beroperasi seperti halnya bilangan nol dan terkadang seperti bukan bilangan nol. Perbedaan yang sangat kecil, lebih kecil dari bilangan positif yangdapat diberi nama tetapi tetap lebih besar dari nol.
Sehingga dapat di simpulkan kalkulus newton :
- Newton lebih mengaplikasikan kalkulus secara umum ke bidang fisika.
- Untuk mencari hasil temuannya, Newton memulai nya dari turunan.
- Hasil temuan Newton di namakan "The science of fluxions".
Leibniz merupakan sorang jenius berkebangsaan Jerman. Memiliki banyak ide dan pemikiran dalam sebuah misi pengembangan ilmu pengetahuan. Sehingga beliau tercatat sebagai ilmuan penemu kalkulus di dalam sejarah matematika.
Dalam mengembangkan konsepnya Leibniz lebih memperhatikan perubahan kecil ini, dan tetap terpakai dalam semua perhitungannya. Akhirnya derivatif y terhadap x bukanlah merupakannisbah bebas bilangan maha kecil ini dari perubahan (fluxion) yº/xº, tapi nisbah bilangan maha kecil dy/dx. Kalkulus Leibniz dengan dy dan dx dapat dimanipulasiseperti layaknya angka biasa.
Tahun 1673, Leibniz menyempurnakan notasi-notasi kalkulus versinya dan pada tahun 1675, dia menulis manuskrip dengan menggunakan notasi: ∫f(x)dx untuk pertama kalinya.
Sehingga tidak ada bukti kuat yang menunjukkan Leibniz mencuri hasil pekerjaan Newton dan tak ada alasan bagi ilmuwan lainnya untuk memenangkansalah satu dari mereka dalam perseteruan ini. Akhirnya ahli sepakat menobatkanmereka berdua sebagai penemu kalkulus.
Kesimpulan kalkulus Leibniz :
- Leibniz lebih mengembangkan notasi-notasi kalkulus yang banyak dipergunakan sekarang (notasi Leibniz).
- Untuk mencari hasil temuannya, Leibniz memulai nya dari integral.
- Leibniz yang memberikan nama untuk ilmu cabang matematika ini sebagai kalkulus.
DAFTAR PUSTAKA
Bab 1. (n.d.). digilib uinsa,
4-5.
Elisya, N. (n.d.). Isaac Newton Dan
Gottfried Leibniz. Retrieved Januari 24, 2023, from scribd.com:
https://id.scribd.com/
Juniar, dkk, D. (2022). SEJARAH KONSEP
MATEMATIKA DALAM PERADABAN. 3.
kalkulus. (n.d.). Retrieved Januari 24, 2023, from
unkir.ac.id: https://p2k.unkris.ac.id
sahla, A. (2019, Juni 24). Kalkulus
dan Manfaatnya. Retrieved Januari 24, 2023, from kompasiana.com:
https://www.kompasiana.com
Comments
Post a Comment